spot_imgspot_img

Dosen UMKU Berikan Terapi Kognitif untuk Pasien Skizofrenia

KUDUS,suaramuria.com – Tim dosen Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) bersama mahasiswa keperawatan UMKU memberikan terapi bagi pasien skizofrenia dengan terapi kognitif.

Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Gangguan Kesehatan Mental Jalma Sehat Kudus. Ketua Tim Peneliti Hibah RisetMu UMKU Anny Rosiana Masithoh mengatakan, kegiatan terapi ini berlangsung sejak Februari hingga Maret 2023.

Ia mengatakan, terapi kognitif adalah terapi terstruktur jangka pendek yang menggunakan kerja sama aktif antara pasien dan ahli terapi untuk mencapai tujuan terapetik.

BACA JUGA : Meriahkan Ramadan, UMKU Bagi-bagi 5 Ribu Takjil Gratis

Teknik ini berorientasi terhadap masalah yang sedang dihadapi saat ini dan sekaligus pemecahannya.

“Tujuan kegiatan terapi ini adalah untuk meningkatkan kepatuhan minum obat bagi pasien skizofrenia sehingga pasien dapat segera pulih dan dapat kembali beraktivitas secara normal di masyarakat,” katanya.

Anny yang juga wakil rektor III UMKU menambahkan, terapi kognitif dapat digunakan untuk meningkatkan kepatuhan pasien skizofrenia untuk minum obat.

Harapannya jika mereka rutin mengonsumsi obat sesuai jadwalnya, bisa segera segera pulih dan kembali ke keluarganya.

“Capaian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, publikasi ilmiah dapat dikolaborasikan dengan dosen dan mahasiswa lainnya,” katanya.

Peringkat Lima

Anny mengatakan, kegiatan ini juga merupakan realisasi dari pemerolehan dana hibah dari RisetMu Majlis Diktilitbang Muhammadiyah tahun anggaran 2022/2023.

Ia menambahkan, Jawa Tengah saat ini menduduki peringkat ke-5 untuk pasien skizofrenia. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, terdapat sejumlah 8,7% penduduk yang menderita skizofrenia.

Skizofrenia merupakan masalah gangguan jiwa, gangguan mental pasien dengan gejala halusinasi dan delusi, penarikan diri dari lingkungan sosial, pengabaian diri, dan kehilangan motivasi.

Pasien skizofrenia tidak dapat membedakan antara realita dan khayalan. Skizofrenia dapat menyebabkan halusinasi, delusi, dan gangguan berpikir yang menyebabkan kelainan perilaku dan berbicara.

Ia mengatakan, pengidap skizofrenia berpotensi untuk kehilangan fungsinya sebagai manusia secara utuh akibat gangguan berpikir dan motorik. Seorang penderita skizofrenia memerlukan perawatan seumur hidup. (srm)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts