spot_imgspot_img

Gandeng Kesbangpol Jateng, UMK Bentuk Kelompok Mahasiswa Anti Narkotika

KUDUS,suaramuria.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menggandeng Universitas Muria Kudus (UMK) untuk membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Anti Narkotika.

Kesbangpol Jateng juga mensosialisasi toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kudus. Acara tersebut berlangsung di Gedung J lantai V UMK, Jum’at (20/1).

Rektor UMK Darsono melalui Wakil Rektor III UMK Sugeng Slamet mengapresiasi Kesbangpol Jateng, yang  telah memilih UMK sebagai tempat untuk mensosialisasikan anti narkoba.

BACA JUGA : Jaringan Kedungpane Kendalikan Peredaran Narkoba di Jepara

Pihaknya berharap, mahasiswa mampu menjadi garda terdepan dalam penanggulangan dan pencegahan narkoba.

“Termasuk di dalamnya adalah menginformasikan apabila ada suatu hal yang dicurigai atas penggunaan narkoba,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Bangsa Kesbangpol Jateng, Pradhana Agung Nugraha mengatakan, pembentukan Satuan Tugas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (Satgas P4GN) di tingkat mahasiswa sangatlah penting.

“Kenapa mahasiswa yang kami sasar, karena mahasiswa adalah gerenasi muda yang punya intelektual. Dan narkoba itu banyak di antara penggunanya itu sebagian besar adalah mahasiswa,” tegasnya.

Sebelumnya, Kesbangpol Jateng telah membentuk Satgas P4GN di tiga perguruan tinggi di Jawa Tengah.

“Kemarin kita bentuk di salah satu perguruan tinggi di Solo, Salatiga, Semarang, dan ini yang keempat di UMK,” sambungnya.

Pencegahan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Pradhana, telah melakukan segala upaya dalam pencegahan narkotika. Salah satunya menerbitkan Perda Nomor 1 Tahun 2021.

“Jadi nanti pendidikan di bawah Pemprov, seperti SMA/SMK harus melalui tes urine, jadi kita skrining awal. Setelah itu nanti akan menyasar ke universitas-universitas yang ada di Jawa Tengah secara bertahap,” terangnya.

“Narkoba bukan masalah pemerintah saja, narkoba itu masalah seluruh bangsa. Dan pencegahannya bukan oleh pemerintah itu sendiri, tetapi oleh kita semua,” tegasnya.

Kemudian terkait toleransi, lanjutnya, rekan-rekan mahasiswa diharapkan bisa membantu mensosialisasikan ke masyarakat. Lantaran masih banyaknya intoleransi di kalangan masyarakat itu sendiri.

“Sehingga nantinya akan terbentuk mindset sikap toleransi antarumat beragama adalah hal yang wajar,” terangnya. (srm)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts