spot_imgspot_img

Jamin Ketersediaan Air, Pemkab Rembang Terus Tambah Jumlah Embung

Pemerintah Kabupaten Rembang terus membangun embung di berbagai wilayah mengingat sebagian besar lahan pertanian di Kabupaten Rembang merupakan sawah tadah hujan. Kepala Bidang Prasarana Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rembang, Khoirul Anam, Kamis (1/12/2022) menyampaikan Rembang merupakan daerah yang cenderung kering untuk lahan pertaniannya.

Salah satu upaya Dintanpan Rembang untuk membantu petani dalam mencukupi kebutuhan air untuk mengolah lahan pertanian adalah dengan membangun dan merehabilitasi embung. “Walaupun ada program-program lain selain embung seperti rehabilitas irigasi tersier untuk pertanian, ada irigasi dengan sumur tanah dangkal, embung ini sangat membantu petani,” imbuhnya.

Terus Bertambah

Data Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang menunjukkan jumlah embung di Kabupaten Rembang setiap tahunnya terus mengalami penambahan. Pada tahun 2015 total ada 53 unit embung. Tahun 2017 ada 62 unit, tahun 2018 75 unit, tahun 2019 95 unit, tahun 2020 104 unit dan 2021 114 unit.

Pembangunan embung menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara di tahun 2022 ini, Pemkab Rembang kembali menambah jumlah embung dengan membangun 9 unit dan merehabilitasi 13 embung. Sehingga total ada 23 embung. “Setiap tahun itu kegiatan pemeliharaan maupun pembangunan embung baru untuk pertanian itu ada. Untuk tahun depan itu mungkin cuma ada 2 atau 3, tapi untuk tahun ini jumlahnya lumayan,” kata dia.

Dari embung-embung yang sudah terbangun itu, lanjut dia, rata-rata memiliki ukuran kecil hingga sedang dengan kapasitas 200-500 meter kubik. Sementara untuk embung dengan ukuran dan kapasitas besar merupakan kewenangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU TARU).

Embung yang dibangun tahun 2022. Embubg ini sebagai tempat penangkapan air di masa penghujan
Embung tempat penangkapan air di masa penghujan

Daripada air ini terbuang sia-sia, maka kita bangun embung-embung kecil yang bisa untuk menampung air, nantinya bisa membantu petani Ketika musim kemarau,” jelasnya.

Anam mengungkapkan, syarat untuk pembangunan sebuah embung, kelompok tani mengajukan proposal kebutuhan embung. Kemudian lahan untuk pembangunan embung harus terlebih dahulu dihibahkan ke kelompok tani. “Untuk hibah itu salah satu syaratnya kan tanahnya harus clean and clear. Kalau memang tanah itu masih milik perorangan kita tidak bisa,” pungkasnya. ()

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts