spot_imgspot_img

Kudus Kekurangan Pegawai, Bupati : Tahun Depan Ada Rekruitmen PPPK

KUDUS,suaramuria.com – Rekruitmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan kembali dibuka tahun depan. Bupati Kudus Hartopo mengatakan, Kudus hingga saat ini masih kekurangan banyak pegawai terutama pada tenaga pendidikan dan kesehatan.

Terlebih setiap tahun banyak pegawai yang memasuki masa pensiun. Karena itu, Kudus butuh tambahan tenaga untuk memenutup kekurangan pegawai yang ada.

“Untuk berapa kuota tahun depan tentu masih menunggu petunjuk dari Pemerintah Pusat,” katanya saat menutup orientasi PPPKTahun 2022 di Lapangan Tenis Indoor Angga Sasana Krida, Jumat (23/12) sore.

BACA JUGA : Terima SK Pengangkatan, Kinerja PPPK Akan Dievaluasi Rutin

Ada sebanyak 472 orang PPPK yang lulus orientasi tahun ini. Mereka terdiri atas sebanyak 422 orang Guru, 26 orang Tenaga Kesehatan, 19 orang Tenaga Penyuluh Pertanian, dan lima orang Tenaga Teknis.

Hartopo menambahkan, Pemkab Kudus berkomitmen memberikan kontrak maksimal selama lima tahun kepada PPPK. Kontrak maksimal itu sebagai ucapan terimakasih atas pengabdian yang telah dilakukan untuk Kudus.

“Itu sebagai wujud terimakasih saya pada mereka (PPPK) atas segala dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat Kudus. Akan saya beri kontrak maksimal selama saya punya kewenangan itu,” katanya.

Hartopo meminta PPPK berkomitmen dalam menjalankan tugas secara semangat dan all out. Pihaknya juga menegaskan bahwa selama menjadi PPPK selalu dilakukan penilaian setiap tahunnya terkait kinerja.

“Penilaian ini akan menjadi dasar kami untuk menentukan apakah kontrak PPPK akan diperpanjang atau diputuskan. Semua tergantung dari kinerja yang diberikan. Oleh karena itu, saya tegaskan PPPK harus menjakankan tugas dan kewajiban sebagai ASN dengan baik,” katanya.

Sosok ASN

Melalui orientasi ini, Hartopo berharap sebagai ASN dapat memiliki karakter ‘Berakhlaq’ sebagai pondasi dalam melayani masyarakat, sehingga ketika memberikan pelayanan dapat diisi oleh sosok ASN yang memiliki sikap 4 sehat 5 sempurna.

“Sebagai seorang ASN harus memiliki sikap disiplin, jujur, loyal, bekerja keras, dan kepintaran yang saya sebut 4 sehat 5 sempurna sehingga dapat maksimal dalam melakukan pelayanan pada masyarakat,” terangnya.

Dedikasi dan kontribusi PPPK pun selalu ditunggu Hartopo untuk bersama mewujudkan Kudus yang modern, religius, cerdas dan sejahtera.

“Lakukan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Yang menjadi guru, bisa menjadi role model bagi siswanya. Yang menjadi tenaga kesehatan, berikan pelayanan yang tulus dan ikhlas. Dan yang menjadi tenaga administrasi dan lainnya, lakukan tugasnya dengan integritas sehingga tata kelola pemerintah bisa menjadi Good and Clean Government,” jelasnya.

Sementara itu, Ahmad Eko Budiono Guru Kelas SD 3 Wergu Wetan mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan instruksi dari Bupati Kudus menjadi ASN yang memiliki karakter 4 sehat 5 sempurna.

“Kami siap menjalankan instruksi bupati, sebagai seorang guru teladan. Saya berupaya semaksimal mungkin untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki di era globalisasi dan tekonologi sehingga dapat memberikan ilmu yang terbaik kepada para siswa-siswi saya,” katanya. (srm)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts