spot_imgspot_img

Museum Jenang Rayakan HUT ke-6, Pendiri MURI Jaya Suprana Beri Testimoni Khusus

KUDUS,suaramuria.com – Eksistensi Museum Jenang mendapat perhatian khusus dari pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) Jaya Suprana. Genap berusia 6 tahun, pada  24 Mei 2023, museum yang didirikan Mubarokfood Kudus ini dinilai semakin memperkuat jati diri Kota Kudus dan Jawa Tengah di kancah dunia.

Museum Jenang dan Gusjigang berdiri sejak tahun 2017. Museum di Jalan Sunan Muria Kudus ini kini terus berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata di Kudus.

“Semoga Museum Jenang dan Wisata Edukasi Gusjigang semakin berperan sebagai media yang memberikan edukasi tentang sejarah, kearifan lokal, serta jadi diri Kota Kudus dan Jawa Tengah kepada dunia” kata Jaya Suprana melalui testimoninya.

BACA JUGA :Warga Kaliputu Lestarikan Tradisi Tebokan Jenang di Tengah Pandemi

Disamping Jaya Suprana, Museum Jenang dan Gusjigang juga mendapatkan ucapan selamat dan testimoni dari Gus Mus, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bupati Kudus dan beberapa tokoh lainnya.

Banjir doa itu, menurut Direktur Mubarokfood yang juga Pendiri Museum Jenang dan Gusjigang Muhammad Hilmy, menjadi penyemangat bagi Museum Jenang dan Gusjigang untuk terus menampilkan koleksi yang menebar kemanfaatan bagi masyarakat luas.

Apalagi saat ini pandangan masyarakat terhadap museum mengalami perubahan positif.

Belakangan muncul tren, mengunjungi museum sangatlah berbeda bila dibandingkan dengan asumsi sebelumnya.

“Jika dulu datang ke sebuah museum adalah sesuatu yang monoton dan membosankan, saat ini masyarakat justru sangat tertarik untuk berkunjung ke museum, karena banyak museum yang menampilkan koleksinya dengan sangat menarik dan tentunya instagramable mengikuti perkembangan zaman,” katanya.

Hal serupa juga terjadi di Museum Jenang dan Gusjigang.

Selain menceritakan tentang perjalanan usaha Jenang Kudus Mubarok dari generasi ke generasi, tetapi juga hadir sebagai tempat wisata edukasi terpadu, mulai wisata sejarah, seni budaya, wisata religi, wisata industri, dan wisata belanja yang dilengkapi dengan venue, benda koleksi dan spot swafoto yang unik dan menarik.

Kearifan Lokal

Museum Jenang dan Gusjigang menampilkan budaya dan juga kearifan lokal yang ada di Kudus dan Jawa Tengah.

Tahun 2022 lalu, museum ini mendapatkan anugerah rekor MURI sebagai Museum Jenang Pertama di Indonesia.

Museum Jenang dan Wisata Edukasi Gusjigang juga memiliki venue baru berupa ruang pamer yang berisi puluhan kaligrafi dari 6 putra asli Kudus berprestasi dunia. Ruangan tersebut diberi nama Al QUDS Galeri Kaligrafi Indonesia, Mahakarya Mendunia Putra Kudus.

Hilmy menambahkan, pihaknya bersyukur atas eksistensi museum hingga saat ini.

Hilmy juga berharap berbagai venue yang ditawarkan akan membuat para pengunjung betah berlama – lama di dalam museum untuk berwisata dan belajar, menikmati karya seni ataupun hanya sekedar berselfie.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas apresiasi dan do’a yang diberikan oleh banyak pihak. Semoga dengan pencapaian usia ini, Museum Jenang dan Gusjigang Mubarok semakin menginspirasi, semakin mampu memberikan edukasi kepada publik sehingga semakin menguatkan sejarah dan ciri khas Jawa Tengah,” katanya. (srm)

 

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts