spot_imgspot_img

Pasien Disabilitas Mental Berkeliaran di Jalanan, PJ Bupati Jepara : Segera Ditangani

JEPARA,suaramuria.com – Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta mengungkapkan banyak menerima aduan masyarakat terait pasien disabilitas mental yang berkeliaran di jalanan. Aduan itu perlu disikapi serius agar tidak mengganggu kenyamanan warga.

Orang nomor satu di Jepara tersebut memberikan arahan pada jajarannya untuk saling berkoordinasi pada saat menerima aduan masyarakat terkait pasien disabilitas mental yang berkeliaran di jalanan.

Edy Supriyanta meminta Satuan Polisi Pamong Praja, Puskesmas, Dinsospermasdes untuk membuat skema penanganan terhadap pasien tersebut yang nantinya akan ditindaklanjuti RPSDM Waluyotomo Jepara.

BACA JUGA : Penyandang Disabilitas Mental Rentan Kesulitan Bertahan Hidup

Edy didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermasdes) Kabupaten Jepara Edy Marwoto membuka ruang dialog dengan rombongan Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Potroyudan Kabupaten Jepara yang menaungi Rumah Pelayanan Sosial Disabilitas Mental (RPSDM) Waluyotomo Jepara.

Pertemuan untuk  membahas beberapa hal mengenai penanganan dan perawatan para penyandang disabilitas mental yang ada di Jepara itu, di Ruang Command Center, Sekretariat Daerah Kabupaten Jepara.

Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Jepara turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi PPSLU Potroyudan dan RPSDM Waluyotomo Jepara dalam merawat para lanjut usia (lansia) dan disabilitas mental.

“Kami berterima kasih sudah bisa merawat disabilitas dan lansia terlantar di Jepara,” ucap Edy.

Beralih Fungsi

Nur Chibtiyah selaku Kepala RPSDM Waluyotomo Jepara memaparkan bahwa  PPSLU Potroyudan Jepara adalah panti yang beralih fungsi dari panti anak menjadi lansia.

“Kami memiliki slogan ngopeni sing ora kopen, ben kopen dan melayani 82 lansia terlantar dan 82 disabilitas mental. Kami juga siap sebagai pusat informasi balita terlantar atau tuna netra,” terang Nur.

Hasil binaan dari kegiatan-kegiatan PPSLU Potroyudan Jepara dan RPSDM Waluyotomo pun membanggakan.

Mereka memiliki produk unggulan, yakni batik ciprat dan pembuatan pot. Saat ini mereka pun sedang mengembangkan rumput laut, bekerja sama dengan Balai Perikanan Air Payau Kabupaten Jepara.

RPSDM Waluyotomo Jepara masih memiliki hambatan dalam merawat para penyandang disabilitas mental. Terutama terkait sarana dan prasarana serta lokasi lahan.

Nur Chibtiyah berharap, dari hasil pertemuan tersebut Pemerintah Kabupaten Jepara dapat memberikan jalan keluar atas kendala yang muncul. (srm)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts