spot_imgspot_img

Perkuat Inovasi dan Kolaborasi, KPK Gelar Festival Media Digital Pemerintah 2023

JAKARTA, lasem.id – Percepatan teknologi informasi kian mendorong kemajuan reformasi birokrasi di Indonesia. Lewat penerapan teknologi informasi, proses administratif menjadi lebih efisien, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, ditambah inovasi good governance yang dapat meningkatkan aksesibilitas informasi bagi publik.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Jenderal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Cahya H. Harefa, Kamis (30/11/2023).

KPK sebelumnya menyelenggarakan kegiatan Festival Media Digital Pemerintah (FMDP) 2023. Bertajuk ‘Menjawab Tantangan Disrupsi, Lewat Inovasi dan Kolaborasi’, ajang itu diselenggarakan di Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan itu sempat vakum selama tiga tahun sejak pandemi COVID-19.

Cahya menjelaskan kegiatan itu merupakan kali ketiga bagi KPK selaku penyelenggara, yang melibatkan para praktisi humas di lingkungan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta komunitas antikorupsi se-Pulau Jawa sebagai pesertanya.

“Kegiatan ini kembali terselenggara dengan tujuan memperkuat sinergi dan menyelaraskan kolaborasi antar-lembaga pemerintah agar mampu menjawab tantangan perubahan dengan pelayanan informasi yang optimal kepada publik, guna mendukung perwujudan penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih,” kata Cahya.

Di hadapan 200 peserta yang hadir, Cahya pun menegaskan, fenomena ini bisa dianggap sebagai tantangan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan korupsi. Tak kalah pentingnya, kolaborasi antar pemangku kepentingan akan memperkuat dan berdampak positif bagi pemberantasan korupsi.

“Dengan adanya perubahan dan penyesuaian menghadapi era disrupsi, KPK berharap kegiatan ini mampu mempercepat implementasi perkembangan teknologi yang dapat memberikan penguatan dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Terutama terhadap transparasi, sebagai pilar utama untuk meminimalisasi celah-celah yang rawan terjadi korupsi,” jelas Cahya.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan menuju Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023, Festival Media Digital ini juga diisi dengan rangkaian seminar atau konfrensi, diskusi, workshop, serta pameran, dengan melibatkan para narasumber dengan latar belakang yang beragam, baik sebagai profesional ataupun praktisi di dunia kehumasan untuk berbagi pengetahuan dan wawasan kepada para peserta.

 

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts