spot_imgspot_img

Resmi, 2 Kuliner Khas Kudus Soto Kebo dan Lentog Tanjung Kantongi HKI

KUDUS,suaramuria – Dua kuliner khas Kudus Soto Kebo dan Lentog Tanjung resmi mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) komunal. Keduanya resmi tercatat menjadi milik Kota Kudus,

Sertifikat HKI telah diterima dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumhan) Republik Indonesia (RI) pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Mutrikah mengatakan, HKI untuk soto kebo telah ia terima secara langsung.

BACA JUGA : Dari Christine Panjaitan hingga Arie Koesmiran, Resepsi HUT Kemerdekaan di Kudus Hadirkan Sederet Artis Legendaris

Sementara untuk Lentog Tanjung diterimak oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Ini mempertimbangkan bahwa kuliner lentog tanjung telah berpusat di wilayah tersebut.

Kepala Disbudpar Kudus, Mutrikah mengatakan, kustodian dan pelapor Soto Kebo dan Lentog Tanjung sebagai Kekayaan Intelektual diajukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kudus.

Disbudpar KEMUDIAN menindaklanjuti dengan menggali sejarah, cara pembuatan, dokumentasi hingga wawancara dengan narasumber.

“Dengan terbitnya HKI Soto Kebo dan Lentog Tanjung tidak akan bisa diakui oleh daerah bahkan negara lain, dan menjadi hak Kudus,” ujar Tika.

Pihaknya juga berharap, HKI ini bisa memacu semangat masyarakat Kudus agar terus nguri-nguri budaya.

Terlebih, Soto Kebo dan Lentog Tanjung terbukti sudah bisa memberikan multiplier efek bagi perekonomian masyarakat.

“Banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan, masyarakat diuntungkan dari kuliner itu, mereka bisa buka catering, warung. Dan harapan kita Soto Kebo ini dibudayakan di hotel-hotel juga,” tambahnya.

Nilai Historis

Mutrikah menuturkan, selain sebagai kuliner khas Kudus, Soto Kebo juga memiliki nilai historis bagi masyarakat. Kuliner ini mencerminkan semangat toleransi umat beragama di Kudus.

Ia mengatakan, pada masa penyebaran Agama Islam oleh Sunan Kudus, Soto Kebo dihadirkan sebagai bentuk toleransi umat Hindu yang mengagungkan hewan sapi. Sehingga, Sunan memakai daging kerbau untuk penggantinya.

Untuk diketahui, Kabupaten Kudus sebelumnya juga telah mendapatkan HKI atas ekspresi budaya tradisional dan pengetahuan tradisional caping kalo, sate kebo, serta joglo pencu di tahun 2022 kemarin.

“Alhamdulillah, tahun 2023 ini ada tambahan HAKI lagi untuk Soto Kebo dan Lentog Tanjung,” terangnya. (srm)

 

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts