spot_imgspot_img

Satu Pasien DBD Meninggal, Warga Gencarkan 3M

REMBANG, lasem.id – Seorang pasien DBD asal Desa Sekarsari Kecamatan Sumber Rembang meninggal dunia di rumah sakit pada pada Sabtu (20/01).

Hingga Rabu (17/01) pukul 14.30 WIB, Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang telah mengonfirmasi 46 kasus warga yang terjangkit DBD pada Januari 2024. Sementara kasus pasien DBD meninggal sebanyak satu orang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz telah meminta Dinas Kesehatan melakukan langkah- langkah agar kasus DBD tidak semakin naik. Upaya-upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) perlu dilakukan secara masif.

Demam berdarah ini supaya ada pencegahan, ada monitoring di wilayah- wilayah. Jangan sampai ada kejadian baru kita tangani, pencegahan jauh lebih penting, ” imbuhnya.

Penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini rata- rata menyerang anak- anak.  Sehingga perlu kepedulian dan kewaspadaan dari orang tua.

Sementara itu Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr. Maria Rehulina, M.Kes menyebut kasus DBD Januari ini terbilang naik jika dibandingkan bulan Desember 2023. Pada bulan Desember kemarin hanya ada 19 kasus DBD.

Bulan januari ini naik hampir dua kali lipat, ada 46 kasus. Apalagi januari ini belum selesai, ” tuturnya.

Peningkatan kasus DBD ini bisa disebabkan beberapa faktor. dr. Maria menyebut salah satunya ada sebagian masyarakat yang belum sadar akan pentingnya PSN.

Kesadaran masyarakatnya untuk PSN masih rendah. Terbukti angka bebas jentiknya masih kurang dari 95 persen," pungkasnya. (td/red)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts