spot_imgspot_img

Tak Boleh Diangsur, Perusahaan Wajib Bayar THR Secara Kontan

KUDUS,suaramuria.com –  Perusahaan di Kabupaten Kudus tidak boleh membayar Tunjangan Hari Raya (THR) secara bertahap atau diangsur. Perusahaan wajib bayar THR secara kontan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disnaker Perinkop UKM) Rini Kartika Hadi menuturkan, kewajiban perusahaan membayar THR secara tunai diatur dalam Surat Edaran Kemenaker nomor M/2/HK.04.00/III/2023.

Rini menambahkan, pihaknya telah mengiriman SE tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2023 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan tersebut, kepada seluruh perusahaan di wilayah Kabupaten Kudus.

“Sesuai surat edaran itu, Perusahaan wajib membayarkan THR yang menjadi hak pekerja maksimal tujuh hari sebelum Lebaran,” katanya.

BACA JUGA : Perusahaan Diminta Bayarkan THR Paling Lambat H-7

Rini menambahkan, Disnaker meminta perusahaan untuk membayarkan THR secara kontan.

“Kami akan menggelar pemantauan pembayaran THR. Kami berharap perusahaan yang memiliki kewajiban membayarkan THR memenuhi aturan terkait pembayaran THR sesuai surat edaran Kemenaker tersebut,” kata Rini.

Ia meminta perusahaan untuk memberikan THR kepada pekerja secara penuh.

“Jangan sampai ada perusahaan yang membayar THR secara bertahap, karena THR ini penting bagi pekerja untuk menambah kebutuhan menghadapi Hari Raya,” katanya.

Rini mengatakan, ada sebanyak 150-an perusahaan yang wajib bayar THR kepada karyawannya di wilayah Kabupaten Kudus.

Pihaknya akan terus melakukan pemantauan agar pembayaran THR maksimal tujuh hari sebelum Lebaran (H-7 Lebaran).

Pembayaran THR secara bertahap pernah terjadi di Kabupaten Kudus pada tahun 2020. Saat itu ada sebanyak delapan perusahaan yang memberikan THR pegawai bertahap, karena terdampak pandemi COVID-19.

Masa Kerja

Ia mengatakan, pekerja yang berhak mendapatkan THR antara lain pekerja yang telah mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus.

Pekerja tersebut juga mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) dan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

Sementara pekerja masa kerja 12 bulan secara terus menerus diberikan satu bulan upah, sedangkan masa kerja satu bulan terus menerus tetapi kurang dari 12 bulan maka diberikan secara proposional sesuai masa kerja.

Rini menuturkan, besaran UMK Kabupaten Kudus tahun 2023 Kudus sebesar Rp 2.439.813,98 per bulan.

“Masing-masing perusahaan juga wajib melaporkan pembayaran THR kepada kami,” katanya. (srm)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_img

Related Articles

spot_img

Get in Touch

18,580FansSuka
3,027PengikutMengikuti
18,800PelangganBerlangganan

Latest Posts